Perbedaan Stick Cone dan Traffic Cone untuk Pembatas Jalan

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya, berbagai perlengkapan keselamatan hadir untuk mengatur lalu lintas dan memberikan peringatan kepada pengguna jalan.

Dua di antaranya yang sering terlihat adalah stick cone dan traffic cone. Meskipun keduanya berfungsi sebagai pembatas, terdapat perbedaan signifikan dalam desain, material, dan penggunaannya. Mari kita telaah lebih dalam mengenai kedua jenis cone ini.

Apa Itu Stick Cone dan Traffic Cone?

Stick cone dan traffic cone adalah jenis pembatas jalan yang digunakan untuk mengatur lalu lintas dan menandai area tertentu. Stick cone memiliki bentuk ramping serta tinggi, cocok untuk pembatas parkir, jalur sementara, atau pelatihan mengemudi, dengan tiang vertikal juga dasar stabil.

Sementara itu, traffic cone atau kerucut lalu lintas memiliki bentuk kerucut dengan dasar lebar, umum dipakai di proyek jalan atau area rawan kecelakaan, karena bentuknya yang lebih mudah terlihat.

Keduanya berfungsi sebagai alat bantu visual untuk membatasi area berbahaya, mengatur alur kendaraan, dan mencegah kecelakaan. Baik traffic cone maupun stick cone sering digunakan oleh polisi, kontraktor, maupun pengelola fasilitas umum.

Baca Juga: Fungsi Traffic Cone: Kerucut Lalu Lintas, Pengaman di JaIlan Raya

Perbedaan Stick Cone dan Traffic Cone

Sebagai alat bantu keselamatan di jalan, stick cone dan traffic cone sering dianggap serupa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam beberapa aspek seperti berikut ini:

1. Perbedaan Bentuk dan Dimensi

Perbedaan yang paling terlihat terletak pada bentuknya. Stick cone memiliki bentuk tiang vertikal yang ramping, dengan tinggi yang bervariasi mulai dari beberapa puluh sentimeter hingga lebih dari satu meter. Bentuknya yang langsing membuatnya ideal untuk penandaan yang membutuhkan visibilitas vertikal.

Sebaliknya, traffic cone memiliki bentuk kerucut yang melebar di bagian bawah, memberikan stabilitas yang lebih baik, terutama saat terpapar angin atau sentuhan ringan. Ukuran traffic cone juga bervariasi, mulai dari yang kecil untuk penggunaan di dalam ruangan hingga yang besar untuk penggunaan di jalan raya.

2. Perbedaan Bahan: Plastik vs Rubber

Stick cone umumnya terbuat dari plastik polyurethane atau polyethylene yang sangat fleksibel. Material ini memungkinkan stick cone untuk ditekuk hingga 90 derajat atau lebih dan kembali ke bentuk semula tanpa patah. Fleksibilitas ini menjadi keunggulan utama stick cone, terutama di area dengan risiko tertabrak kendaraan.

Sementara, traffic cone biasanya terbuat dari plastik PVC (Polyvinyl Chloride) yang lebih rigid atau dari karet. Cone berbahan plastik lebih ringan dan mudah dipindahkan, sementara cone berbahan karet lebih berat sekaligus stabil, cocok untuk kondisi angin kencang atau area dengan lalu lintas padat.

3. Perbedaan Warna dan Reflektor

Baik stick cone maupun traffic cone, umumnya berwarna cerah seperti oranye atau merah untuk daya lihat maksimal di siang hari. Namun, perbedaan terletak pada penempatan dan jenis reflektor.

Stick cone biasanya memiliki satu atau beberapa pita reflektif di bagian atas tiang. Reflektor ini dirancang untuk memantulkan cahaya lampu kendaraan dari berbagai arah, membuatnya sangat efektif sebagai penanda di malam hari.

Traffic cone juga dilengkapi dengan pita reflektif, yang biasanya melingkari bagian atas kerucut. Jumlah dan lebar pita reflektif dapat bervariasi tergantung pada standar keselamatan yang berlaku.

4. Fitur Tambahan

Traffic cone modern sering dilengkapi dengan lubang pegangan, tali penghubung, dan bahkan lampu LED untuk meningkatkan keamanan. Kalau stick cone terkadang memiliki fitur seperti dasar magnetik, tali sabuk fleksibel, atau konektor antar stick cone untuk menciptakan barikade portable.

Baca Juga: Traffic Cone Adalah Kerucut Lalu Lintas, Berikut Penjelasan Selengkapnya Tentang Traffic Cone!

Tips Memilih Cone yang Tepat untuk Kebutuhan Anda

Pemilihan antara stick cone dan traffic cone sangat bergantung pada kebutuhan spesifik serta kondisi lingkungan penggunaan. Berikut adalah panduan untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat:

Kapan Memilih Stick Cone

  • Penandaan Jalur Sementara: Ideal untuk membagi jalur lalu lintas sementara atau mengarahkan kendaraan di area parkir.
  • Peringatan Area Kerja Ringan: Cocok untuk menandai area kerja kecil atau area berbahaya yang tidak memerlukan pembatasan fisik yang kuat.
  • Fleksibilitas Tinggi Dibutuhkan: Sangat baik digunakan di area dimana cone mungkin sering tertabrak kendaraan karena fleksibilitasnya mencegah kerusakan.
  • Visibilitas Vertikal Penting: Bentuknya yang tinggi efektif untuk memberikan peringatan visual dari jarak jauh.

Kapan Lebih Cocok Menggunakan Traffic Cone

  • Pembatasan Area yang Lebih Tegas: Bentuk kerucut dan ukurannya yang lebih besar memberikan pembatas fisik yang lebih jelas dan mencegah kendaraan atau pejalan kaki melintas.
  • Kondisi Angin Kencang: Stabilitasnya yang lebih baik membuatnya lebih tahan terhadap terpaan angin.
  • Kebutuhan untuk Fitur Tambahan: Jika Anda membutuhkan opsi untuk memasang barikade atau rantai, traffic cone adalah pilihan yang lebih baik.
  • Visibilitas Area Luas: Ukurannya yang lebih besar membuat traffic cone lebih mudah terlihat dari berbagai sudut pandang.

Kesimpulan: Stick Cone vs Traffic Cone

Memilih antara stick cone dan traffic cone tergantung pada kebutuhan spesifik Anda. Stick cone lebih fleksibel, ringan, dan ideal untuk area indoor atau semi-outdoor. Sedangkan traffic cone menawarkan daya tahan tinggi, visibilitas maksimal, serta lebih cocok untuk penggunaan di jalan raya atau area konstruksi.

Agar tak salah pilih, pastikan Anda membeli dari toko yang terpercaya dan menyediakan berbagai pilihan berkualitas. Dapatkan produk stick cone maupun traffic cone terbaik hanya di Toko Safety Murah, pusat perlengkapan keselamatan dengan harga kompetitif di Indonesia.


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?