Memahami Apar Foam: Cara Kerja dan Perbedaannya dengan Apar Powder

Dalam upaya memahami cara efektif memadamkan kebakaran, penting untuk mengenal perbedaan antara dua jenis alat pemadam api utama: Apar Foam (AFFF) dan Apar Powder.

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara kerja masing-masing jenis alat pemadam api, serta perbedaan signifikan antara keduanya.

Memahami peran dan kegunaan keduanya dapat membantu dalam menangani berbagai kelas kebakaran, seperti kebakaran kelas A (bahan mudah terbakar) dan kebakaran kelas B (cairan atau gas mudah terbakar). Yuk pahami cara kerjanya!

Baca Juga: Panduan Memilih Ukuran APAR yang Tepat untuk Setiap Lingkungan

Mengenal Apar Foam

APAR media Foam, atau Aqueous Film Forming Foam, adalah salah satu jenis pemadam api yang menggunakan media busa yang didorong oleh karbon dioksida. Dengan campuran air dan surfaktan hidrokarbon, APAR Foam membentuk lapisan proteksi di atas titik api.

Ini membuatnya sangat berguna dalam memadamkan kebakaran kelas B, yang melibatkan cairan mudah terbakar.APAR Foam juga efektif dalam mengatasi kebakaran kelas A, yang disebabkan oleh bahan padat mudah terbakar seperti karet, kayu, plastik, dan kain.

Cara Kerja Apar Foam

Alat pemadam api foam sangat efektif dalam mengendalikan dan memadamkan api kebakaran. Alat pemadam kebakaran ini bekerja melalui beberapa mekanisme yang berbeda untuk mengatasi berbagai jenis kebakaran, termasuk kebakaran yang disebabkan oleh bahan cair yang mudah terbakar seperti bensin atau alkohol.

  • Menghambat Pasokan Oksigen: APAR foam menciptakan lapisan penghalang di atas api, menghambat pasokan oksigen yang diperlukan untuk pembakaran.
  • Mendinginkan Suhu Bahan Bakar: Foam menurunkan suhu bahan bakar, mengurangi kemungkinan terjadinya reaksi kimia yang dapat memicu terus berkobar nya api.
  • Menciptakan Reaksi Kimia dengan Api: Foam dapat bereaksi secara kimia dengan api, membantu dalam pemadaman dan pengendalian api.
  • Memberikan Efek Penghalang: Dengan membentuk lapisan penghalang, APAR foam memisahkan bahan bakar dari oksigen, menghentikan proses pembakaran.
  • Mempertahankan Kelembaban: APAR foam mempertahankan kelembaban di sekitar area kebakaran, membantu mengendalikan dan memadamkan api dengan lebih efektif.
  • Mengepung atau Mengisolasi Sumber Kebakaran: Foam membantu dalam mengisolasi sumber kebakaran, mencegahnya menyebar ke area yang lebih luas.

Apar Foam vs Apar Powder, Mana yang Lebih Baik?

APAR Foam memiliki keunggulan dalam menutupi area yang lebih luas daripada APAR Dry Powder karena kemampuan foam untuk mengembang saat dikeluarkan dari tabung.

APAR Foam berfungsi dengan efektif dalam memadamkan api dengan beberapa cara: mengisolasi oksigen, menutupi permukaan zat cair, memecah rantai reaksi kimia, mendinginkan suhu pada bahan bakar, dan menghambat penguapan bahan bakar.

Selain itu, APAR jenis Foam juga mampu mencegah letupan yang dapat terjadi saat bahan yang terbakar diisolasi. Keunggulan lainnya adalah APAR Foam tidak berbahaya terhadap tumbuhan, hewan, maupun manusia, tetapi tidak bisa digunakan pada kebakaran listrik.

Di sisi lain, jenis APAR Powder menawarkan proteksi kebakaran yang serbaguna, keamanan, dan luas pemakaiannya. Ini dapat menahan radiasi panas dengan kabut (serbuk) partikelnya, tidak menghantarkan listrik (Non Konduktif), dan kimia keringnya tidak beracun (Non Toxic).

Ini membuatnya ideal untuk penggunaan dalam berbagai situasi kebakaran, terutama kebakaran kelas C yang melibatkan bahan-bahan yang mudah terbakar dan susah dipadamkan.

Ukuran alat ini hanya 3-sampai 3,5 KG saja sehingga pas diletakkan di rumah atau digedung. Kami merekomendasikan APAR ABC Powder Pyrosafe sebagai alat pemadam ringan untuk memberikan Anda tidak cepat terjadi kelas kebakaran b, c, dan a.

Alat ini dapat dibeli melalui tokosafetymurah.com, atau menghubungi nomor WhatsApp 0852-1388-0239 untuk ongkir murah via ekspedisi kargo.

Baca Juga: Mengenal Jenis Apar dan Fungsinya, Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Cara Memilih Apar yang Tepat

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih alat pemadam api ringan (APAR) yang tepat:

  • Perhatikan ukuran lokasi: Sesuaikan ukuran APAR dengan area yang akan diproteksi. Gunakan APAR kecil untuk area terbatas dan APAR dengan bobot lebih besar untuk ruangan yang lebih luas.
  • Perhatikan berat APAR: Semakin berat APAR, semakin baik kemampuan pemadamannya.
  • Perhatikan potensi kebakaran: Identifikasi benda-benda yang berpotensi menjadi sumber kebakaran atau munculnya api. Cocokkan dengan klasifikasi kelas kebakaran yang berlaku.
  • Perhatikan lingkungan sekitar: Pahami kondisi lingkungan di sekitar area yang akan diproteksi.
  • Perhatikan bentuk ruangan: Tentukan bentuk ruangan dan sesuaikan dengan jenis APAR yang dipilih.
  • Pilih APAR yang mudah digunakan: Pilihlah jenis APAR yang sesuai dengan kebutuhan dan mudah dipahami penggunaannya.
  • Pilih APAR dengan penunjuk pressure tekanan dalam tabung: Ini membantu pengguna untuk memantau tekanan APAR secara teratur.
  • Pilih tabung seamless (Tanpa Las): Tabung seamless memiliki kekuatan yang lebih baik dan lebih tahan terhadap kebocoran.
  • Pilih APAR yang telah diuji kelayakannya oleh Dinas PMK Laboratories: Ini menjamin bahwa APAR telah lulus uji kelayakan yang diperlukan untuk efektivitasnya dalam memadamkan kebakaran.

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, Anda dapat memilih APAR yang sesuai dengan kebutuhan proteksi kebakaran di area Anda.

Sediakan Apar Foam AFFF untuk untuk Mencegah Kelas Kebakaran A,B, dan C

Kesimpulannya, memilih tabung APAR yang tepat untuk memberikan proteksi yang cepat saat kebakaran ringan itu sangat penting. Anda sebaiknya memiliki media pemadam api tersebut di rumah, gedung, atau kantor.

Kebakaran-kebakaran ringan dapat terjadi kapan saja dan membahayakan diri dan sekitar kita, oleh karena itu sediakan lah alat pemadam api ringan untuk menanggulangi bencana yang dapat terjadi kapan saja.


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?