Ketahui Masa Berlaku Helm Safety dan Kapan Harus Menggantinya!

Helm safety merupakan perlengkapan pelindung utama bagi pekerja di berbagai industri, terutama konstruksi dan manufaktur. Fungsinya sangat vital dalam melindungi kepala dari risiko benturan, kejatuhan benda berat, atau bahaya lainnya di tempat kerja.

Namun, seperti peralatan pelindung lainnya, helm safety memiliki masa berlaku yang harus diperhatikan. Penggunaan helm yang sudah melewati usia pakainya dapat mengurangi efektivitas perlindungan dan meningkatkan risiko cedera.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui masa berlaku helm safety serta tanda-tanda kapan harus menggantinya demi keselamatan optimal.

Apakah Helm Safety Memiliki Masa Kadaluarsa?

Ya, helm safety memiliki masa kadaluarsa yang harus diperhatikan untuk memastikan efektivitasnya dalam melindungi kepala dari bahaya.

Meskipun tidak selalu terdapat tanggal produksi dan kadaluarsa yang dicetak pada helm, sebagian besar produsen merekomendasikan masa pakai helm sekitar 3 hingga 5 tahun sejak pertama kali digunakan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Helm Safety

Beberapa faktor utama yang dapat mempengaruhi daya tahan dan masa pakai helm safety meliputi:

  1. Paparan sinar matahari (UV): sinar ultraviolet dari matahari dapat merusak material plastik helm, membuatnya rapuh dan mudah retak.
  2. Suhu dan kelembapan: penyimpanan di tempat yang panas atau lembap dapat mempercepat degradasi material helm.
  3. Frekuensi penggunaan: helm yang sering digunakan lebih cepat mengalami keausan dibandingkan yang jarang dipakai.
  4. Paparan bahan kimia: bahan kimia seperti pelarut, minyak, atau zat asam dapat merusak struktur helm dan mengurangi daya tahannya.
  5. Benturan atau kerusakan fisik: jika helm mengalami benturan keras, retak, atau deformasi, efektivitasnya dalam melindungi kepala bisa berkurang.

Bagaimana Material Helm Dapat Menurun Kualitasnya Seiring Waktu?

Safety helmet pada umumnya terbuat dari bahan seperti high-density polyethylene (HDPE) atau fiberglass, yang memiliki sifat kuat dan tahan lama. Namun, seiring berjalannya waktu, material ini bisa mengalami:

  1. Pengerasan dan kerapuhan: plastik dapat kehilangan elastisitasnya dan menjadi lebih rentan terhadap retakan.
  2. Perubahan warna: helm yang mulai memudar bisa menjadi tanda bahwa materialnya sudah terdegradasi oleh sinar UV.
  3. Kerusakan pada suspensi helm: tali dan bantalan dalam helm bisa melemah, mengurangi kenyamanan serta efektivitas perlindungan.

Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap helm safety dan menggantinya sesuai rekomendasi produsen atau jika terdapat tanda-tanda kerusakan.

Baca Juga: Arti Warna Helm Proyek yang Dipakai oleh Pekerja Konstruksi

Kapan Sebaiknya Mengganti Helm Safety?

Mengganti helm safety tepat waktu sangat penting untuk memastikan perlindungan maksimal. Meskipun helm memiliki masa berlaku rata-rata 3 hingga 5 tahun, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa helm harus segera diganti, bahkan sebelum mencapai batas waktu tersebut. Berikut tanda-tandanya:

1. Retak atau Pecah pada Cangkang Helm

Jika terdapat retakan, pecahan, atau deformasi pada bagian luar helm, ini menunjukkan bahwa struktur helm sudah tidak layak untuk dijadikan perlengkapan keamanan dan harus segera diganti.

2. Helm Mengalami Benturan Keras

Jika helm pernah terbentur benda berat atau mengalami kecelakaan, meskipun tidak terlihat rusak, sebaiknya segera diganti. Benturan bisa melemahkan material helm tanpa tanda-tanda fisik yang jelas.

3. Perubahan Warna atau Pudar

Jika warna helm mulai memudar atau berubah, ini bisa menjadi tanda bahwa materialnya mengalami degradasi akibat paparan sinar UV dan sudah tidak sekuat sebelumnya. Sinar ultraviolet dari matahari dapat merusak material plastik helm, membuatnya rapuh dan mudah retak sehingga helm menjadi tidak layak sebagai perlengkapan keamanan.

4. Suspensi atau Tali Pengikat Rusak

Suspensi dalam helm yang sudah longgar, getas, atau rusak bisa mengurangi kenyamanan dan efektivitas perlindungan. Jika tali pengikat atau bantalan dalamnya mulai aus, helm perlu segera diganti atau suspensinya diperbarui.

5. Plastik atau Material Helm Terasa Rapuh atau Getas

Jika saat ditekan helm terasa lebih keras atau rapuh dibandingkan saat pertama kali digunakan, kemungkinan materialnya sudah melemah dan tidak lagi mampu menyerap benturan dengan baik.

6. Helm Sudah Melebihi Masa Pakai yang Direkomendasikan

Periksa tanggal pembuatan helm. Jika sudah digunakan lebih dari 5 tahun, penggantian safety helmet sangat dianjurkan meskipun masih terlihat baik agar mendapatkan perlindungan yang maksimal.

7. Paparan Bahan Kimia atau Panas Berlebih

Helm yang sering terkena bahan kimia, minyak, atau disimpan di tempat bersuhu tinggi lebih cepat mengalami degradasi material. Jika terlihat ada tanda-tanda kerusakan akibat faktor ini, segera ganti helm.

Baca Juga: Warna Helm di Tambang: Makna dan Signifikansi untuk Keselamatan Kerja

Tips Merawat Helm Safety Agar Lebih Tahan Lama

Agar helm safety tetap dalam kondisi optimal dan tahan lama, perawatan yang tepat sangat diperlukan. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Bersihkan secara rutin: gunakan kain lembut dan air sabun untuk membersihkan helm dari debu, kotoran, atau sisa bahan kimia.
  2. Simpan di tempat sejuk dan kering: hindari menyimpan helm di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau suhu tinggi.
  3. Hindari paparan bahan kimia berbahaya: jangan menyimpan atau meletakkan helm di dekat pelarut, minyak, atau bahan kimia lainnya.
  4. Periksa secara berkala: cek kondisi cangkang luar helm, suspensi dan tali pengikat untuk memastikan masih dalam kondisi baik.
  5. Hindari helm yang sudah mengalami benturan keras: benturan dapat melemahkan struktur helm tanpa tanda-tanda fisik yang jelas.
  6. Hindari modifikasi atau pengecatan helm: menambahkan stiker, mengecat ulang, atau mengebor helm dapat merusak integritas materialnya.
  7. Gunakan helm sesuai dengan fungsinya: pastikan helm digunakan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku untuk industri atau pekerjaan tertentu.
  8. Ganti helm jika sudah melebihi masa pakainya: rata-rata masa penggunaan safety helmet adalah 3-5 tahun, gantilah helm dengan yang baru jika sudah melewati batas waktu yang disarankan.

Pastikan Keselamatan dengan Helm Safety yang Tepat!

Memahami masa berlaku helm safety dan kapan harus menggantinya sangat penting untuk menjaga keselamatan di tempat kerja. Beberapa poin utama yang perlu diingat:

  • Masa pakai helm safety rata-rata sekitar 3–5 tahun: tergantung dari bahan dan kondisi penggunaannya.
  • Tanda-tanda helm harus diganti: meliputi retak, perubahan warna, suspensi yang rusak, atau telah mengalami benturan keras.
  • Perawatan yang baik: seperti pembersihan rutin, penyimpanan yang tepat, dan pemeriksaan berkala dapat memperpanjang usia pakai helm.
  • Gunakan helm yang sesuai standar ANSI: pastikan helm yang digunakan memenuhi standar ANSI (American National Standards Institute) agar perlindungannya sesuai dengan regulasi keselamatan kerja.

Agar perlindungan tetap optimal, pastikan Anda menggunakan helm safety berkualitas yang sesuai dengan standar keselamatan. Dapatkan berbagai pilihan helm safety terbaik hanya di Toko Safety Murah Jakarta, pusat perlengkapan keselamatan terpercaya dengan harga terjangkau!


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?