Ketahui Fungsi Sepatu Laboratorium bagi Keselamatan Kerja

Pekerja di laboratorium seringkali melibatkan berbagai jenis bahan kimia, alat laboratorium, dan risiko lainnya. Maka dari itu, keselamatan kerja menjadi aspek yang sangat penting dalam aktivitas laboratorium.

Salah satu perlengkapan keselamatan kerja yang sangat penting adalah sepatu laboratorium. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai fungsi sepatu laboratorium dalam menjaga keselamatan kerja di lingkungan laboratorium.

Pentingnya Sepatu Laboratorium

1. Keamanan

Laboratorium seringkali menggunakan bahan kimia berbahaya seperti asam, basa kuat, dan bahan beracun lainnya. Fungsi sepatu laboratorium dirancang khusus untuk melindungi kaki dari tumpahan bahan kimia ini. Biasanya terbuat dari bahan tahan terhadap korosi kimia dan kebal oleh zat-zat berbahaya.

Selain itu, kondisi lantai laboratorium yang juga gampang basah atau licin karena tumpahan cairan atau bahan kimia. Fungsi sepatu laboratorium juga sebagai anti slip, karena dilengkapi dengan sol khusus yang dirancang agar tidak licin dan dapat memberikan cengkeraman yang baik pada permukaan lantai. Sehingga membantumu untuk tetap aman dan mencegah kecelakaan akibat tergelincir.

2. Kebersihan

Sterilisasi biasanya rutin dilakukan di laboratorium untuk menghindari kontaminasi silang antara berbagai bahan atau sampel. Sepatu laboratorium seringkali harus mudah untuk dibersihkan dan steril agar tidak menjadi sumber kontaminasi yang tidak diinginkan.

Dan juga, fungsi sepatu laboratorium juga dapat mendukung praktik kebersihan yang ada di lingkungan laboratorium. Karena kebersihan bukan hanya berkaitan dengan perlengkapan dan area kerja yang bersih, tetapi juga termasuk pakaian dan perlengkapan lainnya yang digunakan.

Baca Juga: Kacamata Laboratorium: Pentingnya dan Fungsinya dalam Keselamatan

Jenis-jenis Sepatu Laboratorium

1. Sepatu Antistatis

Laboratorium elektronik maupun laboratorium yang bekerja dengan peralatan sensitif sering menggunakan sepatu anti statis. Sepatu ini dirancang untuk mencegah penumpukan muatan listrik yang dapat merusak peralatan elektronik atau sampel yang sedang diuji.

Sepatu anti statis dapat menghilangkan aliran listrik statis pada tubuh pekerja laboratorium, khususnya di bagian kaki. Sehingga penggunaan sepatu statistis ini dapat meminimalkan listrik yang bisa saja timbul akibat dari gesekan sepatu yang digunakan di area laboratorium.

2. Sepatu Tahan Terhadap Bahan Kimia

Laboratorium yang bekerja dengan bahan kimia berbahaya sering memerlukan sepatu khusus yang tahan terhadap korosi kimia. Sepatu ini dibuat dari bahan yang dapat melindungi kaki dari tumpahan bahan kimia berbahaya yang ada di laboratorium.

Pilih sepatu yang terbuat dari material tahan terhadap bahan kimia seperti neoprene, nitril, atau PVC. Bahan tersebut seringkali digunakan karena memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi zat kimia. Pastikan bahwa bahan tersebut sesuai dengan jenis kimia yang ada di laboratorium.

3. Sepatu Slip-resistant

Sepatu yang memiliki sifat slip resistant atau tahan terhadap licin merupakan pilihan yang penting untuk menghindari kecelakaan di laboratorium. Slip resistant shoes dirancang khusus dengan bahan bahan sepatu yang membantu mencegah tergelincir.

Beberapa sepatu slip resistant memiliki pola tapak yang rumit dan terstruktur untuk meningkatkan cengkeraman di berbagai jenis lantai, termasuk lantai basah.

4. Sepatu Boot

Jenis sepatu ini memberikan perlindungan yang lebih baik untuk menghindari tumpahan cairan, bahan kimia, dan bahaya lainnya yang dapat mengenai kaki dan pergelangan kaki. Sama seperti jenis sepatu sebelumnya, sepatu boot juga di desain memiliki sol anti slip yang mencegah tergelincir di lantai yang basah atau licin.

Pastikan sepatu boot yang kamu pilih tahan terhadap tumpahan cairan bahan kimia yang sering digunakan di laboratorium. Karena sepatu boot harusnya terbuat dari bahan yang water resistant sehingga cairan tidak bisa meresap kedalam kaki.

Tips Memilih Sepatu Laboratorium

1. Sesuaikan dengan Jenis Laboratorium

Pahami jenis pekerjaan yang kamu lakukan di laboratorium. Pertimbangkan jenis bahan kimia yang akan digunakan, resiko tumpahan, dan kondisi lantai laboratorium. Jika kamu pekerja laboratorium kimia, maka pilih sepatu yang tahan zat kimia. Atau kamu pekerja laboratorium biologi maka kamu perlu memilih sepatu dengan sol yang tahan terhadap cairan dan bahan organik.

Dan jika kamu bekerja di laboratorium yang sensitif terhadap listrik statis, pastikan pemilihan sepatu memiliki sertifikasi anti statis atau Electrostatic Discharge (ESD) untuk menghindari sengatan listrik akibat gesekan kaki. Maka pemilihan fungsi sepatu laboratorium harus sesuai dengan jenis laboratorium yang kamu gunakan.

2. Sesuaikan dengan Ukuran Kaki

Sepatu dengan ukuran ukuran kaki yang pas dapat memberikan perlindungan yang lebih maksimal. Sepatu yang terlalu besar akan membuat kamu tidak stabil dan beresiko tergelincir atau tersandung. Sedangkan sepatu dengan ukuran yang terlalu sempit dapat membatasi pergerakan kaki dan menyebabkan ketidaknyamanan.

3. Pilih Sepatu yang Nyaman dan Aman

Pastikan untuk memilih sepatu yang nyaman dan aman digunakan dalam waktu lama. Pilih sepatu yang menunjang kegiatanmu dengan baik, karena pemilihan sepatu yang pas dapat mengurangi resiko kelelahan dan cedera.

Nah, itulah beberapa ulasan tentang fungsi sepatu laboratorium yang harus kamu terapkan ketika kamu memasuki area laboratorium. Sepatu laboratorium bukan hanya sepatu biasa, karena dapat melindungi kakimu dari zat kimia berbahaya atau risiko lainnya. Selalu prioritaskan keselamatan diri kamu saat di area laboratorium.


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?