APD Rusak di Tempat Kerja? Begini Cara Menanganinya

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan perlengkapan wajib bagi pekerja di berbagai sektor, terutama di lingkungan kerja yang memiliki risiko tinggi seperti konstruksi, manufaktur, dan kesehatan.

APD dirancang untuk melindungi pekerja dari bahaya yang dapat menyebabkan cedera atau penyakit akibat kerja.

Penggunaan APD yang tepat dapat mencegah kecelakaan kerja, mengurangi risiko cedera, serta memastikan kesejahteraan dan produktivitas pekerja. Namun, jika APD mengalami kerusakan, efektivitasnya dapat berkurang, bahkan membahayakan penggunanya.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pekerja untuk mengetahui cara menangani APD yang rusak agar tetap aman selama bekerja.

Artikel ini akan membahas penyebab kerusakan APD, langkah-langkah yang harus dilakukan ketika APD mengalami kerusakan, dan cara perawatannya.

Penyebab Kerusakan APD

Alat Pelindung Diri (APD) dirancang untuk melindungi pekerja dari berbagai risiko di tempat kerja. Namun, efektivitas APD dapat menurun seiring waktu akibat berbagai faktor yang menyebabkan kerusakan. Berikut adalah beberapa faktor utama yang dapat merusak APD dan mengurangi tingkat keselamatan kerja:

1. Pemakaian Berulang & Usia Pakai

Penggunaan APD secara terus-menerus tanpa perawatan yang tepat dapat menyebabkan keausan material, sehingga mengurangi efektivitasnya dalam melindungi pekerja.

Misalnya, sarung tangan yang sudah terlalu lama digunakan dapat kehilangan fleksibilitas dan daya tahannya, sementara helm yang usang mungkin tidak lagi mampu melindungi kepala dari benturan dengan baik.

2. Paparan Zat Kimia

APD yang digunakan di lingkungan kerja dengan paparan bahan kimia tertentu, seperti di laboratorium atau industri kimia, dapat mengalami degradasi material.

Paparan bahan kimia yang korosif dapat melemahkan jenis APD tertentu, seperti pelindung mata dan sarung tangan, sehingga mengurangi efektivitasnya dalam mengurangi risiko cedera akibat kontak langsung dengan zat berbahaya.

3. Paparan Panas & Radiasi

Suhu tinggi dan radiasi dapat merusak struktur material APD, seperti helm keselamatan dan pelindung telinga yang digunakan di lokasi konstruksi.

Jika APD sering terkena sinar matahari langsung atau panas ekstrem, materialnya bisa menjadi rapuh dan kehilangan kemampuannya dalam memberikan perlindungan optimal bagi pekerja.

4. Kesalahan Penyimpanan

Menyimpan APD di tempat yang tidak sesuai, seperti area yang lembap atau terkena sinar matahari langsung, dapat mempercepat kerusakan materialnya. Misalnya, sarung tangan dan pelindung mata yang disimpan di tempat berdebu atau basah dapat mengalami degradasi lebih cepat.

5. Penggunaan yang Tidak Sesuai

Memilih atau menggunakan APD yang tidak sesuai dengan jenis APD yang diperlukan untuk pekerjaan atau risiko kecelakaan yang dihadapi dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat dan mengurangi efektivitas perlindungan.

Baca Juga: Area Wajib APD di Berbagai Industri, Panduan Lengkap!

Jenis Kerusakan pada APD

Memahami jenis-jenis kerusakan yang umum terjadi pada APD sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap terjaga. Berikut adalah beberapa jenis kerusakan yang sering ditemui pada APD:

1. Retak atau Pecah

Kerusakan seperti retak atau pecah dapat terjadi pada APD yang terbuat dari bahan keras, seperti helm keselamatan.

Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh benturan keras atau jatuh dari ketinggian, yang dapat mengurangi kemampuan APD dalam melindungi pekerja dari cedera kepala.

2. Robek atau Bocor

APD yang terbuat dari bahan fleksibel, seperti sarung tangan atau pakaian pelindung, rentan terhadap robekan atau kebocoran.

Kerusakan ini dapat terjadi akibat kontak dengan benda tajam atau paparan bahan kimia, sehingga mengurangi efektivitas APD dalam melindungi pekerja dari bahaya tertentu.

3. Fungsi Menurun

Seiring waktu, beberapa APD dapat mengalami penurunan fungsi. Misalnya, filter pada masker pernapasan yang sudah jenuh tidak lagi efektif menyaring partikel berbahaya, atau pelindung telinga yang kehilangan kemampuan meredam kebisingan.

Penurunan fungsi ini dapat meningkatkan risiko kesehatan bagi pekerja jika tidak segera diganti atau diperbaiki.

4. Korosi atau Karat

APD yang mengandung komponen logam, seperti beberapa jenis pelindung mata atau alat pengaman lainnya, dapat mengalami korosi atau karat akibat paparan kelembaban atau bahan kimia tertentu.

Karat dapat melemahkan struktur APD dan mengurangi kemampuannya dalam memberikan perlindungan optimal.

5. Kehilangan Elastisitas

Beberapa APD, seperti tali pengikat pada helm atau karet pada masker, memerlukan elastisitas untuk berfungsi dengan baik.

Seiring waktu, elastisitas ini dapat menurun akibat penuaan material atau paparan kondisi lingkungan yang ekstrem, sehingga APD tidak lagi pas atau nyaman digunakan, dan mengurangi tingkat perlindungan yang diberikan.

Bahaya Menggunakan APD yang Rusak

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang rusak dapat membahayakan pekerja di lingkungan kerja. Berikut beberapa risiko utama yang timbul akibat APD yang tidak layak pakai:

1. Kehilangan Elastisitas Risiko Cedera Fisik

APD yang rusak, seperti helm retak atau sarung tangan robek, tidak dapat memberikan perlindungan optimal, meningkatkan risiko cedera akibat benturan atau paparan langsung di tempat kerja.

2. Paparan Zat Berbahaya

Masker bocor atau pakaian pelindung yang robek dapat menyebabkan pekerja terpapar bahan kimia, debu, atau partikel berbahaya, berisiko menimbulkan penyakit pernapasan dan iritasi kulit.

3. Penurunan Efektivitas

APD yang kotor atau tidak terawat dapat menjadi sarang bakteri dan kehilangan fungsinya, sehingga tidak lagi melindungi pekerja secara efektif.

4. Ketidaknyamanan & Produktivitas Menurun

APD yang tidak dalam kondisi baik bisa menyebabkan ketidaknyamanan, mengganggu fokus, dan menurunkan produktivitas kerja, serta meningkatkan risiko kecelakaan.

5. Pelanggaran Standar K3

Penggunaan APD yang tidak sesuai melanggar aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), berpotensi merugikan perusahaan dan menimbulkan sanksi dari otoritas terkait.

Baca Juga: 10 Pertanyaan Tentang APD yang Sering di Tanyakan

Apa yang Harus Dilakukan Jika APD Mengalami Kerusakan?

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang rusak atau tidak layak pakai harus segera diganti untuk memastikan keselamatan pekerja tetap terjaga.

APD yang mengalami kerusakan, seperti retak pada helm, robek pada sarung tangan, atau kebocoran pada masker pernapasan, tidak dapat lagi memberikan perlindungan optimal terhadap bahaya di lingkungan kerja.

Oleh karena itu, penting bagi pekerja untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi APD sebelum digunakan.

Jika ditemukan tanda-tanda keausan, perubahan bentuk, atau penurunan fungsi, APD tersebut harus segera dihentikan penggunaannya dan diganti dengan yang baru sesuai standar keselamatan kerja.

Selain kerusakan fisik, APD juga harus diganti jika sudah melewati masa pakainya yang direkomendasikan oleh produsen atau jika sudah tidak nyaman digunakan karena faktor usia dan pemakaian yang berulang.

Cara Perawatan dan Pencegahan Kerusakan APD

Perawatan yang tepat dan pencegahan kerusakan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting untuk menjaga efektivitasnya dalam melindungi pekerja. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Membersihkan APD Setelah Digunakan

Cuci dengan air hangat dan sabun atau deterjen ringan, lalu keringkan sebelum disimpan di tempat yang aman dan kering.

2. Pemeriksaan Rutin

Periksa APD sebelum digunakan untuk memastikan tidak ada kerusakan atau keausan.

3. Penyimpanan yang Tepat

Simpan APD di tempat bersih, kering, dan jauh dari sinar matahari atau bahan kimia berbahaya.

4. Pelatihan Penggunaan dan Perawatan

Pekerja perlu memahami cara memakai dan merawat APD dengan benar untuk mencegah kerusakan akibat kesalahan penggunaan.

5. Penggantian APD yang Tidak Layak

Jika APD rusak atau tidak memenuhi standar, segera ganti untuk memastikan keselamatan pekerja.

Keselamatan Optimal dengan APD Berkualitas, Pilih di Toko Safety Murah!

Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dan dalam kondisi baik sangat penting untuk menjaga keselamatan pekerja serta mengurangi risiko kecelakaan kerja.

Kerusakan APD dapat menyebabkan cedera fisik, paparan bahan berbahaya, serta pelanggaran standar K3, sehingga pemeriksaan rutin, perawatan yang tepat, dan penggantian APD yang rusak harus dilakukan secara berkala.

Untuk memastikan keselamatan kerja yang optimal, gunakan APD berkualitas seperti helm, sarung tangan, pelindung mata, dan perlindungan pernapasan yang telah teruji keamanannya.

Toko Safety Murah menyediakan berbagai jenis APD dengan harga terjangkau, memastikan pekerja tetap terlindungi dengan peralatan safety terbaik.

Dapatkan APD berkualitas sekarang juga di Toko Safety Murah untuk perlindungan maksimal di lingkungan kerja!


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?