9 Bagian-Bagian APAR yang Penting Beserta Fungsinya

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan ini merupakan salah satu bentuk alat pemadam api aktif yang bisa digunakan untuk memadamkan titik panas dan mengendalikan kebakaran kecil terutama di keadaan darurat. APAR itu tentunya tersusun atas beberapa komponen atau bagian. Setiap bagian-bagian APAR memiliki fungsi dan cara kerjanya tersendiri.

Jenis tabung APAR yang paling umum ditemukan yaitu memiliki ciri berwarna merah cerah. Terdapat petunjuk penggunaan yang tertulis pada area tabung. Dengan begitu maka Anda perlu mengetahui bagaimana cara penggunaannya. Sebelum itu, Anda juga perlu mengetahui tentang setiap bagian yang ada pada APAR agar bisa digunakan dengan baik dan benar.

Mengenal Bagian-Bagian dari APAR

mengenal-bagian-bagian-dari-apar

1. Tabung APAR

Tabung APAR bisa dikatakan sebagai komponen terluar yang bisa mewakili wujudnya, jenis tabung APAR ini terbuat dari baja paduan yang umumnya banyak digunakan pada bidang kimia, mekanika dan metalurgi.

Pemilihan bahan baja paduan tersebut dilakukan karena memiliki daya tahan terhadap bahan kimia dan mampu menahan tekanan terukur. Pembuatan tidak melalui proses pengelasan untuk meminimalisir terjadinya resiko kebocoran.

2. Handle

Selanjutnya ada bagian Tuas atau handle APAR yang digunakan untuk membuka spindle. Ketika tuas APAR ini ditekan, maka gas bertekanan akan mengalirkan media pemadam melalui tabung APAR.

3. Hose / Selang

Selain bagian-bagian APAR di atas, Anda juga bisa menemukan Hose atau selangnya, bagian yang satu ini digunakan untuk mengalirkan cairan pemadam dari pipa menuju ujung nozzle. Bisa dikatakan juga bahwa selang ini menjadi media yang mendistribusikan media di APAR.

4. Nozzle

Bagian Nozzle ini bisa diartikan sebagai corong yang mengalirkan bahan pemadam ke lokasi kebakaran. Fungsi dari alat ini yaitu untuk mengarahkan bahan pemadam yang keluar ke arah sumber apu agar padam. Pastikan bahwa nozzle ini tidak tersumbat dan bisa mengeluarkan bahan pemadam secara optimal.

5. Tuas APAR

Penggunaan komponen yang satu ini berfungsi untuk dijadikan pegangan dan membantu katup mengeluarkan bahan pemadam. Selain itu, Tuas ini juga bisa digunakan untuk membuka dan menutup tuas. Pastikan Anda memahami bagian-bagian APAR dengan baik dan benar.

6. Valve

Komponen atau bagian satu ini memiliki peranan sebagai katup yang mengontrol dan mengatur keluarnya isi tabung atau bahan pemadam. Valve ini digunakan untuk bisa memastikan agar isi tabung tidak bisa keluar kecuali bagian katup atau valve ini dibuka.

7. Pressure Gauge

Kemudian untuk bisa mengetahui tekanan N2 yang ada pada tabung bisa menggunakan bagian Pressure Gauge. Penggunaan komponen ini dilakukan dengan tujuan untuk memantau apakah tekanan APAR dalam kondisi yang stabil sebagai indikator.

Bagian yang satu ini juga dapat diartikan sebagai pengontrol tekanan di dalam silinder APAR terutama yang dilengkapi dengan sistem akumulasi tekanan. Kondisi tekanan APAR ini harus selalu dalam kondisi normal atau sekitar 15-20 bar yang ditunjukkan dengan jarum pengukur tekanan yang ada pada area hijau.

8. Nozzle Holder

Bagian berikutnya yang tidak kalah penting ada Nozzle Holder yang digunakan untuk memasang selang pada pila. Posisi nozzle holder ini biasanya ada di bagian bawah sisi pipa dan tidak bisa digerakkan atau dipindahkan.

9. Safety Pin

Jenis bagian-bagian APAR terakhir ada safety pin yang digunakan untuk menahan tuas APAR ketika sedang tidak digunakan. Selama masih ada safety pin ini, zat pemadam tidak akan keluar meskipun bagian tuasnya ditekan. Oleh karena itu, ketika hendak menggunakan APAR maka Anda perlu melepas bagian safety pin ini.

Baca Juga: Apa Saja APD Pemadam Kebakaran Beserta Fungsinya

4 Langkah penggunaan APAR?

4-langkah-penggunaan-apar

1. Melepas Safety Pin

Setelah mengetahui seluruh bagian dari APAR, Anda bisa mengetahui bahwa hal pertama yang perlu dilakukan yaitu dengan melepas safety pin. Saat melepas safety pin ini, pastikan Anda tidak menekan bagian tuas atas dan bawahnya secara bersama.

2. Pegang Bagian Ujung Selang

Selanjutnya, Anda bisa memegang bagian ujung selang dan kemudian mengarahkannya tepat ke sumber api. Bagian APAR yang yang perlu dipegang adalah jangan memegang bagian tengah selang karena pendistribusian bahan pemadam tidak bisa tepat ke titik api.

3. Menekan Tuas

Prosedur berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan bahan pemadam dari tabung yaitu dengan menekan bagian tuasnya. Semakin kuat Anda menekan tuas maka akan semakin cepat bahan pemadam keluar dan memadamkan api.

4. Menggerakkan Nozzle

Langkah terakhir yang dilakukan yaitu dengan menggerakkan nozzle dari sisi kanan ke kiri atau sebaliknya. Hal ini dilakukan untuk bisa mendistribusikan bahan pemadam secara merata dan api bisa padam dengan segera. Anda tidak akan memahami cara penggunaan APAR ini jika belum mengetahui bagian-bagian APAR dengan baik.

Baca Juga: Yuk Pahami, Begini Tata Cara Penggunaan APAR yang Benar

Kesimpulan

Setiap bagian APAR tentunya memiliki nilai guna tersendiri. Jadi pastikan Anda benar-benar memahaminya dengan baik. APAR ini perlu disediakan untuk area rumah, perkantoran dan sebagainya. Jika Anda memerlukan APAR dengan keamanan sesuai standar maka bisa mendapatkannya dengan mudah melalui Toko Safety Murah.


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?