Traffic Cone Adalah Kerucut Lalu Lintas, Berikut Penjelasan Selengkapnya Tentang Traffic Cone!

Traffic Cone adalah kerucut lalu lintas yang mempunyai warna oranye dan warna tersebut mencolok. Jika kamu penasaran dengan kerucut lalu lintas tersebut, kamu bisa menemukannya di jalan raya.

Kerucut lalu lintas tersebut digunakan karena memang memiliki manfaat dan kegunaan. Sifatnya yang sementara seringkali digunakan untuk mengatur lalu lintas di jalan raya bila diperlukan.

Kerucut lalu lintas atau Traffic Cone adalah perangkat yang dipakai saat sedang terjadi perbaikan jalan. Kerucut ini juga biasa digunakan saat terjadi sebuah kecelakaan di jalan raya untuk memberikan tanda.

Kamu pasti pernah melihat, kalau kerucut lalu lintas ini juga sering dipakai petugas keamanan untuk menyeberangkan anak sekolah di jalan raya. Kerucut ini digunakan oleh polisi, dan petugas keamanan untuk keperluan tertentu di jalan raya.

Apa Itu Traffic Cone?

Di dalam kamus Cambridge, kerucut lalu lintas ini mempunyai arti benda berbentuk kerucut dengan warna oranye atau merah putih. Kerap digunakan untuk menjatuhkan kendaraan dari suatu area untuk sementara waktu.

Traffic cone adalah atau disebut juga kerucut lalu lintas ialah penanda lalu lintas yang mempunyai sifat sementara. Ungkapan tersebut dikutip oleh situs Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Asal Usul Traffic Cone

Traffic cone adalah kerucut lalu lintas yang digunakan oleh berbagai negara, mengintip bagaimana sejarah kerucut lalu lintas tersebut bermula. Mulanya kerucut ini dibuat oleh Charles P Rudabaker pada tahun 1914, yang saat itu merupakan pria yang memiliki kewarganegaraan Amerika.

Untuk membuat traffic cone ini memerlukan semen dan beton untuk digunakan di kota New York. Dan untuk di Inggris, kerucut ini pertama kali dipakai oleh para polisi di tahun 1950.

Si inggris bahan yang digunakan untuk pembuatan traffic cone adalah berasal dari kayu, sangat berbeda dengan di kota New York. Namun, dengan berkembangnya zaman dari waktu ke waktu, akhirnya pada tahun 1961 ada perubahan bahan untuk pembuatannya.

Bahan yang dipergunakan untuk membuat kerucut tersebut di tahun ini menggunakan plastik PVC yang didesain oleh David Morgan dari Oxford. Dan sampai saat ini, ada beberapa ciri-ciri yang bisa kamu gunakan untuk mengenali kerucut lalu lintas tersebut.

Ciri-cirinya ialah berbentuk kerucut pastinya, dan juga mempunyai warna yang mencolok. Ciri mudahnya yaitu bentuk yang berbentuk kerucut dan memiliki warna yang mencolok perpaduan oranye dan putih.

Traffic cone adalah kerucut lalu lintas yang memiliki bahan tambahan yaitu “retroreflective”, dimana bahan tersebut memiliki sebuah kelebihan dari pada bahan plastik dan karet. Bahan tambahan ini bisa memantulkan cahaya, maka karena alasan tersebut, kerucut lalu lintas tersebut aman digunakan pada saat malam hari.

Dengan pantulan yang dimiliki kerucut tersebut, maka akan membantu para pengendara, agar mereka tahu bahwa di daerah tersebut terdapat kerucut lalu lintas.

Baca Juga: Fungsi Traffic Cone: Kerucut Lalu Lintas, Pengaman di Jalan Raya

Ukuran dan Bentuk Traffic Cone.

1. Kerucut lalu lintas ini berukuran 18 inci, dengan memiliki berat 1,4 kg, dan biasa digunakan untuk keluar area atau outdoor, seperti yang digunakan saat pengecetan garis jalan.

2. Traffic cone adalah kerucut yang memiliki 12 inci dan beratnya 0,68 kilogram, dan bisa dipasang di indoor maupun outdoor.

3. Kerucut lalu lintas yang mempunyai ukuran 28 inci atau (711)m dengan berat mencapai 7 lb (3,2 kg).

4. Traffic Cone yang memiliki ukuran 28 inci berat 4,5 kilogram, dan dapat digunakan di jalan raya ataupun jalan tol.

5. Traffic Cone adalah kerucut lalu lintas yang memiliki ukuran 36 inci berat 4,5 kilogram yang juga dipasang di tol ataupun jalan raya.

Penggunaan Traffic Cone

Secara umum kegunaan Traffic Cone adalah sebagai pengarah atau untuk mengalihkan lalu lintas di jalan raya. Rambu ini biasanya dipergunakan untuk memberikan tanda kepada para pengendara lalu lintas.

Kenapa? Agar mengenali adanya pengalihan jalur ketika terjadi proyek tertentu, ataupun saat terjadi perbaikan jalan. Kerucut lalu lintas ini juga unik, karena menurut Polda Kepri mengungkapkan, semakin besar ukuran kerucut lalu lintas, maka akan digunakan untuk kendaraan yang semakin cepat kecepatannya.

Bahan dan Pembuatan Traffic Cone

Bahan untuk pembuatan Traffic Cone adalah berbeda di setiap negara, tetapi dengan berkembangnya zaman, maka bahan yang digunakan adalah plastik dan karet. Bahan tersebut menjadi bahan dasar pembuatan kerucut lalu lintas hingga saat ini.

Selain itu, warna yang digunakan untuk pembuatan kerucut lalu lintas haruslah mencolok, seperti warna oranye, atau merah-putih. Bahan tambahan juga ada untuk kerucut lalu lintas, yaitu bahan “retroreflective” untuk memantulkan cahaya, sehingga saat malam hari tiba, kerucut tersebut akan terlihat di jalan yang gelap.

Kesimpulan

Jadi, kesimpulan yang bisa diambil dari artikel di atas tentang Traffic Cone adalah barang yang digunakan untuk mengatur lalu lintas, entah untuk kepentingan proyek, saat terjadi kecelakaan, ataupun perbaikan jalan raya.

Bahan yang digunakan untuk membuatnya juga tidak sembarangan, karena juga memiliki bahan tambahan yang penting. Bagaimana? Menarik bukan kerucut lalu lintas di jalan raya, agar kamu lebih memahaminya, dan faham akan kegunaannya. Kamu tidak hanya bertanya-tanya tanpa ada jawaban yang pasti, semoga bermanfaat!


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?