Kenapa Earmuff Adalah Bagian K3? Mengulik Fungsinya Untuk APD, Bukan Untuk Gaya!

Dalam dunia kerja dan proyek lapangan, biasanya ada istilah yang dinamakan The Silent Killer. Jika diartikan adalah pembunuh tersembunyi. Tentunya bukan merujuk pada pembunuh dalam bentuk manusia, tapi lebih ke arah kebisingan area kerja itu sendiri. Tidak percaya? Terbukti karena earmuff adalah salah satu bagian APD.

APD atau alat pelindung diri pun datang dalam berbagai bentuk. Earmuff salah satunya. Sekilas bentuknya tampak seperti headset keren yang selalu dikenakan pekerja. Tapi ternyata, pelindung indra pendengaran ini punya fungsi yang sangat signifikan untuk pekerja lapangan. Yakni untuk mengurangi paparan suara bising. Kok bisa?

Apa itu Earmuff dan Bagaimana Mereka Bekerja?

Apa itu earmuff? Alat yang secara tampilan seperti headset ini digunakan untuk melindungi telinga dari polusi udara yang merugikan. Bentuknya yang besar menutupi seluruh area telinga. Bahan paddingnya pun memberi efek peredaman suara yang masuk ke telinga. Alhasil, mengurangi efek sakit saat berada di area yang terlampau bising atau keras.

Earmuff pun tidak sembarangan menutupi telinga. Tapi dibuat khusus untuk mengurangi kebisingan. Biasanya, earmuff adalah pelindung telinga yang digunakan di lingkungan yang memiliki tingkat kebisingan lebih dari 105 db, yang mana sangat keras. Tapi, ada juga jenis earmuff atau peredam suara yang tersedia di pasaran.

Jenis yang paling umum ditemukan adalah passive. Bentuknya seperti headset dengan cup penutup telinga. Paling cocok jika tidak ada percakapan. Tapi jika ingin berkomunikasi dengan kawan, aktif earmuff punya kemampuan menghambat suara secara elektronik. Alat ini bisa mendeteksi suara orang disekitar dan tetap menghilangkan suara bising lainnya.

Mengapa Anda Memerlukan Penutup Telinga Earmuff?

Apa sih alasannya pakai pelindung telinga? Kan kalau bising bisa tutup telinga saja! Ingat, bahwa beberapa pekerjaan menuntut mereka untuk berada di suatu area dalam waktu yang lama. Polusi suara yang keras jika tidak dihalangi bisa menjadi penyebab masalah pendengaran serius. Mulai dari kehilangan sensitivitas telinga dan lain lain.

Kemampuan peredaman suara inilah yang membantu menjaga kondisi kesehatan telinga pekerja. Seperti contohnya bekerja sebagai tukang gergaji keramik. Suaranya yang memekikkan telinga bisa membuat gejala sakit lainnya. Seperti rasa pusing hingga kehilangan pendengaran.

Jika Anda bekerja atau memiliki profesi yang harus berhadapan dengan polusi suara, maka earmuff adalah solusinya. Sangat tidak disarankan untuk berada di area dengan kebisingan tinggi dalam waktu yang lama. Pasalnya, kondisi atau masalah pendengaran umumnya dianggap permanen. Bisa saja Anda mulai kehilangan kemampuan mendengar dengan baik.

Ada NAB atau nilai ambang batas bising yang dinilai aman, yakni 85 dBA. Jika nilai sudah lebih, biasanya akan mulai muncul efek NHIL atau noise induced hearing loss. Kondisi ini menyerang secara perlahan dan lama. Sehingga kerap tidak disadari orangnya. Alhasil, kondisi orang yang mengalami masalah pendengaran pun semakin meningkat.

Cara Menggunakan Earmuff dengan Benar

Selain dari jenisnya, Anda juga perlu menggunakan earmuff dengan benar. Seperti apa? Yang jelas posisi cup earmuff harus pas di telinga. Kemudian atur headband agar terasa nyaman dan rapat menutupi telinga. Jika sudah, lakukan tes suara. Bisa dengan menepuk tangan di dekat telinga dan lihat apakah masih terdengar. Jika sudah tepat, bisa lanjut untuk bekerja.

Earmuff vs. Earplug: Mana yang Lebih Efektif?

Keuntungan earmuff muncul di sisi kenyamanan, earmuff memiliki cara pakai yang sama dengan headset. Lebih mudah dilepas pasang dan bisa disesuaikan dengan perangkat atau ukuran kepala. Jadi bisa dikenakan berkali kali. Kekuatan peredaman suara pun akan lebih baik, bahkan cocok digunakan di tempat bising dengan ambang batas melebihi 110 dBA.

Namun memang earmuff ini dibuat untuk perlindungan diri di area yang terlampau berisik. Jadi kekurangannya adalah noise canceling berlebihan bisa membuat Anda tidak sadar kondisi sekitar. Selain itu, perlu perawatan yang baik agar awet dan harganya pun tidak murah.

Berbeda lagi dengan Earplug, yang mana digunakan langsung di telinga seperti menyumbat telinga. Keuntungannya adalah harga yang lebih murah dan murah dibawa kemana mana. Ukurannya kecil seperti sumbatan telinga, tapi bahannya empuk. Sayangnya, kekurangannya adalah juga hanya bisa digunakan sekali saja dan hanya disarankan untuk nilai bising di bawah 110 dBA.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, earmuff menjadi bagian dari APD yang penting. Sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan kesehatan telinga. Jenisnya pun ada dua, tinggal pilih sesuai kebutuhan. Peredam suara ini akan sangat berguna, belum lagi di area bising dengan kebisingan di atas 110 dBA. Anda juga bisa pilih ear plug. Tapi jika sudah terlampau keras, pilih earmuff saja.Bisa diambil garis bawah jika penggunaan earmuff adalah hal yang wajib, terutama jika lokasi kerja sudah cukup bising. Selain menjaga kesehatan telinga, Anda juga bisa lebih fokus karena tidak terganggu oleh suara lain. Karena itulah, pilih produk berkualitas. Cek tokosafetymurah.com untuk belanja earmuff terbaik dan sesuai dengan kebutuhan.


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?