Apa Itu K3? Simak Pengertian dan Contoh Penerapan K3 dalam Ulasan Berikut!

Pernahkah kamu mendengar istilah K3? Dalam dunia kerja, entah itu dalam sektor apapun, pasti ada yang namanya keselamatan kerja. Bagaimana sebuah lingkungan kerja bisa aman dan sehat, sehingga kemungkinan adanya kecelakaan kerja bisa diminimalisir. Nah, berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang pengertian beserta contoh penerapan K3 dalam dunia kerja.

Apa Itu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)?

Mengutip dari laman Kemenkes, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan upaya kerjasama antara karyawan dan pemilik usaha dalam menciptakan keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja. Apa tujuan dari K3 tersebut? Yaitu mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat, sehingga bisa meminimalisir adanya kecelakaan di tempat kerja.

Penerapan K3 dalam dunia kerja di Indonesia, baik dalam sektor apapun, berlandaskan beberapa aturan resmi dari pemerintah. Contohnya UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, Permenaker No. 5 Tahun 1996 tentang sistem manajemen K3, PP No. 50 Tahun 2012 tentang sistem penerapan K3, serta OHSAS 18001 yang berisi standar internasional tentang penerapan sistem manajemen K3.

Penerapan K3 sendiri sangat diutamakan dalam setiap operasional kerja perusahaan atau tempat usaha. Bagaimana agar lingkungan kerja tersebut bisa memiliki kualifikasi yang aman dan sehat bagi pekerja. Selain itu, dengan contoh penerapan K3 di lingkungan kerja yang baik diharapkan dapat menambah produktivitas kerja pula.

Baca Juga: Fungsi dan Jenis Alat Pelindung Diri (APD) K3 untuk Melindungi dari Kecelakaan Kerja

Contoh Penerapan K3 di Berbagai Sektor

1. Penerapan K3 di Industri Manufaktur

A. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

Seperti yang kita tahu, industri manufaktur punya beban kerja yang besar. Karena operasionalnya berkaitan dengan produksi barang dalam jumlah besar, sehingga resiko kerja juga tinggi. Terlebih jika bersentuhan dengan banyak mesin. Nah, makanya perlu untuk para pekerja menggunakan APD sebagai perlindungan diri dan meminimalisir dampak buruk dari kecelakaan kerja.

Penggunaan APD semacam ini sudah diterapkan hampir di setiap lingkungan kerja. Karena memang APD menjadi prosedur dasar dalam penerapan K3 di lingkungan kerja. Adanya APD memungkinkan pekerja bisa melakukan kegiatan mereka dengan lebih aman dan nyaman, serta jika terjadi kecelakaan, dampak buruk bisa diminimalisir karena sudah menggunakan APD.

B. Pelatihan Keselamatan Kerja

Tidak hanya penggunaan APD saja, namun pemahaman pekerja akan K3 juga penting. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk perusahaan atau pemilik usaha untuk memberikan pelatihan keselamatan kerja ke para pekerja. Sehingga mereka bisa memahami apa itu K3, bagaimana contoh penerapan K3, hingga penanganan jika terjadi kecelakaan kerja.

2. Penerapan K3 di Konstruksi

A. Pengawasan Situasi Kerja

Konstruksi memang menjadi salah satu sektor kerja yang banyak menelan korban. Bagaimana tidak, jika tempat tersebut banyak terdapat material tajam dan alat berat. Untuk itu, situasi kerja disana wajib diawasi. Apakah lingkungan kerja aman dan sehat, sudah sesuai dengan aturan dan mematuhi penerapan K3 yang ada.

B. Penggunaan Alat Berat yang Aman

Karena dalam konstruksi juga menggunakan alat berat, maka wajib untuk menjaga keamanan dari penggunaannya. Karena bisa saja berbahaya dan memicu kecelakaan kerja, maka pekerja juga harus benar-benar teliti saat menggunakan peralatan berat. Mereka sebelumnya harus tahu contoh penerapan K3 agar menghindari adanya kecelakaan kerja.

3. Penerapan K3 di Bidang Kesehatan

A. Prosedur Sterilisasi

Sangat penting untuk melakukan sterilisasi dalam prosedur kerja di bidang kesehatan. Bagaimana menjaga kesterilan dari peralatan, tempat, hingga tubuh para pekerja kesehatan agar tidak terkontaminasi oleh virus dan bakteri penyakit yang mungkin saja terbawa oleh pasien atau peralatan medis yang digunakan.

B. Pencegahan Penularan Penyakit

Sangat penting juga untuk mencegah penularan penyakit di rumah sakit, klinik, maupun puskesmas. Karena  semacam itu sangat rawan dengan penularan penyakit, bukan? Bisa saja pasien yang sedang sakit menularkan ke pekerja medis lewat interaksi atau sentuhan, dan juga sebaliknya. Maka dari itu prosedur penerapan K3 di bidang kesehatan itu penting.

4. Penerapan K3 di Sektor Pelayanan

A. Pencegahan Kecelakaan di Restoran

Ternyata bukan hanya bidang kerja yang terlihat berbahaya saja yang butuh penerapan K3, di sektor pelayanan seperti restoran pun juga sama. Karena kita tidak tahu akan apa yang bisa terjadi di waktu selanjutnya, maka perlu penerapan K3 di semua lingkungan kerja, termasuk restoran semacam ini.

B. Pengelolaan K3 di Sektor Perhotelan

Contoh penerapan K3 yang selanjutnya di sektor pelayanan adalah dalam pengelolaan K3 di hotel. Karena bukan tidak mungkin dalam lingkungan kerjanya memiliki resiko kecelakaan. Pengaturan penerapan sistem K3 lebih lanjut sudah tertuang dalam beberapa aturan resmi baik dari pemerintah maupun badan standarisasi nasional dan internasional.

Karena resiko keselamatan kerja yang bisa terjadi kapan saja, maka sangat dianjurkan untuk setiap lingkungan kerja agar menerapkan K3 dalam operasional kerjanya. Hal itu dimaksudkan agar setiap pekerja mendapat hak mereka merasakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, yang menjamin keselamatan mereka selama bekerja.


Artikel Lainnya

Lorem Ipsum
12 December 2025
Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Lorem Ipsum 
12 December 2025
Lorem Ipsum 

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Baca Selengkapnya →
Solusi Terbaik untuk Keselamatan Kerja di Lingkungan Anda!

Please rotate your phone to access the website

Butuh Bantuan?