
Life jacket sebagai bagian dari perangkat keamanan kapal dan perairan hendaknya disiapkan dengan maksimal. Baik itu dari segi kualitas, ketersediaan, sampai penggunaannya. Tapi tahukah Anda bagaimana cara menggunakan life jacket yang baik? Crew dan penumpang wajib tahu. Atau setidaknya mengerti praktis paling dasarnya seperti info berikut ini!
Sesuaikan dengan keperluan dan aktivitas! Apakah untuk olahraga air, berlayar, atau untuk belajar berenang? Setiap aktivitas tersebut punya desain khusus yang sudah disesuaikan. Sehingga efektivitas keamanan lebih maksimal tanpa mengganggu pergerakan. Seperti contohnya throwable device untuk dilempar, near shore untuk wisata air, atau special device.
Ukuran life jacket bukan hanya soal besar kecilnya, tapi juga daya apung yang dimiliki pelampung tersebut. Cek informasi mengenai ukuran dan daya apungnya, sehingga efektif mengangkat penggunanya untuk tetap terapung secara aman. Selain itu, cek juga ukuran sesuai umur. Anda bisa menemukan produk berukuran untuk bayi, anak, atau dewasa.
Kualitas life jacket bukan hanya soal bahan dan ukuran. Tapi juga kelengkapannya. Biasanya kelengkapan ini mencakup reflective tape atau pemantul cahaya, nama kapal beserta callsign dan tempat register. Kemudian ada juga lampu, peluit, dan buoyant line untuk mengikat diri pada orang korban lainnya.
Baca Juga: Alat Keselamatan di Kapal: Mengenal Jenis dan Fungsinya
Sesuai dengan desainnya. Jika rompi pelampung keamanan yang Anda gunakan memiliki desain dengan resleting, maka buka terlebih dahulu resleting tersebut. Biasanya resleting tersebut ada di bagian depan yang memanjang dari dada sampai bawah. Selain resleting, biasanya rompi bisa juga direkatkan menggunakan tali dan gesper.
Jika sudah terbuka bagian depannya atau talinya, kenakan life jacket mulai dari kepala dulu. Ingat, pastikan life jacket terbuka sempurna agar mudah dikenakan dan memasukkan kepala. Sembari memasukkan kepala, masukkan kedua lengan melalui sisi kanan dan kiri jaket. Lanjutkan dengan mengepaskan posisi rompi agar tepat menggantung di pundak.
Selanjutnya adalah merekatkan life jacket. Sekali lagi, proses ini menyesuaikan dengan desain dan model rompi. Jika menggunakan resleting, maka eratkan. Begitu pula dengan gesper atau tali. Biasanya, Anda hanya perlu mengaitkan dan merekatkan gesper yang sudah diregangkan sebelumnya. Namun bisa juga merekatkan tali dari belakang ke depan dan ikat tali ke dalam lubang cincin yang ada.
Periska tali pengikat lain jika ada. Seperti tali pengikat di dekat atau di depan leher. Pastikan tali pengikat tersebut juga ikut terikat dan kencang. Tujuannya adalah agar life jacket tidak mudah terlepas.
Periksa kekencangan jaket. Cek seluruh pengikat dan gesper yang ada. Cek juga resleting apakah sudah erat atau belum. Cara menggunakan life jacket ini memang penting agar remaja tidak terlepas. Tapi, Anda juga perlu memastikan bahwa life jacket tidak akan terlalu mengganggu aktivitas atau pergerakan.
Atur juga ketinggian jaket dengan baik. Beberapa jaket dilengkapi dengan bagian kerah, yang mana bisa Anda lipat dan ikat dengan tali yang ada di depan area dada atas. Mengatur ketinggian ini juga akan mencegah Anda merasa sesak atau justru terganggu saat harus berenang.
Cek apakah pluit masih berfungsi dan terdapat reflektor yang sudah terpasang. Hampir semua life jacket untuk offshore sudah dilengkapi dengan kedua item tersebut, jadi Anda bisa menggunakannya jika dibutuhkan.
Beberapa jenis life jacket juga dilengkapi dengan tali pengaman. Tali ini biasanya digunakan untuk saling mengikatkan diri dengan korban lain. Tujuannya agar tidak ada korban yang terpisah dan menghilang karena terbawa arus atau semacamnya. Cek jika life jacket Anda memiliki tali ini atau tidak.
Cek seluruh bagian untuk memastikan life jacket tidak memiliki lubang udara. Apapun jenis dan bahannya, tidak ada salahnya untuk memastikan pelampung tersebut masih dalam keadaan baik. Jika Anda adalah crew, maka hal ini adalah bagian dari kegiatan perawatan perangkat.
Setelah semuanya sudah tepat, saatnya Anda meninggalkan kapal. Saat ingin melompat tutup hidung dengan satu tangan dan silangkan tangan lainnya ke bahu sembari memegang life jacket. Kemudian silangkan kaki dan melompat ke air. Saat mengapung, usahakan muka tetap menghadap ke atas dan pastikan kepala Anda untuk tetap di atas air. Anda juga bisa angkat kaki dan posisikan tubuh secara vertikal.
Jadi pada dasarnya, keamanan dan keselamatan crew serta penumpang bukan hanya terbatas oleh kompetisi pelaut saja. Tapi juga berkaitan dengan ketersediaan peranti yang tepat dan terbaik. Selain itu, pastikan juga cara menggunakan life jacket pun tepat. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya agar pelampung bisa bekerja maksimal.
Jika Anda membutuhkan produk life jacket terbaik dan berkualitas, jangan ragu untuk mencari produk dari produsen ternama dan terkenal. Seperti tokosafetymurah.com. Ada banyak produk pelampung berkualitas dan ternama yang sudah jelas dikenal kemampuannya. Jadi jangan salah beli! Pastikan Anda beli di Toko Safety Murah!
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.