
Beberapa pekerjaan tertentu menuntut para pekerja untuk menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuh dari adanya potensi bahaya akibat kerja. Jenis APD tersebut ada berbagai macam, salah satunya yaitu ear plug sebagai alat pelindung telinga dari suara bising. Lebih lanjut, berikut fungsi ear plug ini.
Baca Juga: Apa itu K3 Umum: Memahami Tugas Ahli K3 Umum dan Syarat Sertifikasi Kemnaker
Ear plug merupakan salah satu jenis APD yang berguna untuk menyumbat atau menutup telinga. Tujuan penggunaan ear plug yaitu mengurangi tingkat kebisingan yang masuk ke telinga. Dimana alat ini umumnya mampu menurunkan intensitas suara sampai 30 db, sehingga dapat melindungi telinga dari suara bising.
Model ear plug yang berbentuk bundar dan terbuat dari busa merupakan model yang paling praktis dan nyaman, karena bisa langsung diselipkan pada lubang telinga. Pemakaian ear plus tersebut relatif aman selama tidak dimasukkan terlalu dalam, atau tidak ditarik dengan kasar ketika dikeluarkan.
Fungsi ear plug yang utama yaitu untuk melindungi telinga dari suara bising yang mengganggu. Karena beberapa suara bising bahkan mampu membuat telinga menjadi tuli, biasanya terjadi lantaran mendengar suara yang terlalu keras dalam waktu lama. Adapun kategori suara bising yang melebihi batas yakni di atas 85 db.
Aktivitas yang cenderung menghasilkan suara bising dalam waktu lama contohnya menggunakan alat perkakas listrik, mengoperasikan alat pemotong rumput, melakukan olahraga berburu atau menembak, mengendarai mobil salju, dan lain sebagainya. Sehingga disarankan memakai ear plug untuk melindungi pendengaran.
Ear plug tidak hanya dapat melindungi telinga dari suara bising saja. Namun salah satu jenis APD ini juga terkadang digunakan oleh para perenang untuk mencegah infeksi telinga. Infeksi telinga memang dapat terjadi karena masuknya air, yang mengakibatkan penyakit otitis eksterna. Adanya ear plug akan mengurangi risiko tersebut.
Ear plug tidak hanya dapat digunakan sebagai APD di tempat kerja. Namun alat ini juga disebut sebut bisa membantu tidur anda menjadi lebih nyenyak. Karena pemakaian ear plug bisa memblokir suara suara berisik yang mengganggu di sekitar. Cocok bagi anda yang tinggal di kawasan dekat pabrik, bandara, atau di sekitar jalan besar.
Mengetahui fungsi ear plug adalah sebagai alat pelindung telinga dari suara bising, anda mungkin bisa salah mengenalnya dengan earmuff. Karena earmuff juga sama sama dapat digunakan untuk melindungi telinga. Lantas apa perbedaannya ? Bedanya bisa dilihat dari bahan dan bentuk kedua alat tersebut.
Ear plug umumnya digunakan langsung di telinga dengan bahan lunak dan lembut sehingga tidak melukai telinga saat dipakai. Ear plug ini umumnya hanya dapat digunakan sekali pakai saja. Sementara earmuff menutupi semua bagian telinga dengan bahan yang dilapisi plastik, biasanya dikaitkan di kepala seperti headphone dan dapat digunakan berkali kali.
Karena langsung digunakan dan dimasukkan dalam telinga, tidak sedikit orang yang takut menggunakan ear plug. Apalagi jika harus digunakan untuk berenang atau bahkan tidur. Namun sebenarnya pemakaian ear plug ini sangat aman apabila anda menggunakannya dengan benar. Ada beberapa kesalahan yang perlu dihindari supaya fungsi ear plug menjadi optimal.
Kesalahan kesalahan yang dimaksud diantaranya yaitu memasukkan ear plug terlalu dalam, dan menariknya terlalu cepat sehingga mengakibatkan robekan di sekitar lubang telinga. Ear plug sebaiknya juga tidak digunakan pada kondisi seperti baru menjalani operasi telinga, telinga sedang terasa gatal, mengalami tinnitus, atau terdapat nanah di telinga.
Cara yang benar menggunakannya yaitu gulung ear plug ke sela sela ujung jari anda. Kemudian gunakan tangan yang berlawanan untuk tarik telinga ke atas supaya lebih mudah memasukkan ear plug. Masukkan alat tersebut dengan hati hati dan tekan menggunakan satu jari secara lembut. Posisikan ear plug dengan baik supaya suara dari luar tidak terdengar.
Saat memilih ear plug, sebaiknya ketahui tipenya terlebih dahulu supaya fungsi ear plug tersebut sesuai dengan kebutuhan anda. Ear plug sendiri umumnya dibedakan menjadi beberapa tipe seperti flange, clay silicone, dan foam. Tipe flange bisa dicuci dan digunakan beberapa kali, cocok dipakai saat bekerja atau berenang. Tipe tersebut terbuat dari silikon, elastomer, atau bahan sejenisnya.
Kemudian tipe clay silicone bisa mengikuti kontur telinga sehingga sangat nyaman dipakai, cocok digunakan saat berenang. Tipe ini juga tidak menyerap bau dan tidak lengket, namun tidak dapat dicuci dengan air. Sedangkan tipe foam cenderung ringan dan nyaman digunakan karena bisa mengembang setelah dimasukkan ke dalam lubang telinga. Sehingga saluran telinga pun dapat tertutup sempurna, cocok untuk tidur.Ear plug menjadi alat pelindung diri yang penting digunakan di berbagai pekerjaan, khususnya pekerjaan yang berhubungan dengan suara suara keras dan bising. Bukan hanya itu, ear plug bahkan bisa digunakan saat tidur supaya lebih nyenyak. Anda bisa menemukan berbagai tipe ear plug sesuai kebutuhan di Toko Safety Murah, supplier alat safety dan keselamatan kerja terlengkap di Indonesia.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.